Paguvon

User login

Rack Equipment

Customer

  • Naga Dupan Mall
  • A Market
  • TJ Mart
  • Nur Arif Minimarket
  • Makmur Swalayan

Operator

Admin 1
Admin 2
Admin 3
Admin 4

Who's online

There are currently 0 users and 1 guest online.

Counter

  • Site Counter: 16,825
  • Your IP: 38.107.191.100

Calendar

Tentang Paguvon

Kami Paguvon siap membangun pondasi manajemen usaha retail anda (toko/ grosir/ distributor) menjadi lebih optimal & profitable. Manajemen yang baik didukung software terbaik dan konsultan terbaik. Dan kami adalah solusinya. Karena kami tidak sekedar menjual software, tapi kami membimbing anda membentuk sistem kerja yang baik dalam usaha anda.
Office : 1)Puri Danguran O.11 Klaten. 2)Jl.Teratai 8. Surakarta. Jawa Tengah:
Telepon :0828-2516774 atau 0271-2000136
Untuk Informasi yang lebih lengkap klik WWW.PAGUVONSOFT.COM
Download software demo. email request ke: paguvon1@yahoo.com

Kota/Ibukota Kabupaten dan kota kecamatan di Jawa merupakan daerah yang berkembang pesat, jumlah penduduk yang cukup padat, pendapatan masyarakat yang relatif tinggi dan merata, mempunyai daya beli yang relatif cukup tinggi. dan di pinggiran Kota/Kabupaten dan Ibu kota Kecamatan masih cukup potensial untuk dikembangkan sebagai lokasi usaha dalam pemasaran produk retail (swalayan/mini market), ditambah adanya gaya hidup konsumsi masyarakat yang mulai bergeser dari belanja secara tradisonal menjadi belanja secara modern dan praktis, karena adanya pengaruh Gloalisasi, budaya TV dan teknologi informasi lainnya.. Tiap kota Kecamatan, Kabupaten dan Kota (dulu Kotamadya) masih dimungkinkan didirikan pasar swalayan.

Investasi di bidang pertokoan/ritel saat ini berkembang pesat hampir di setiap kota Kabupaten/Kota dan sebagian di kota kecamatan bahkan di perumahan dan perkampungan penduduk. Usaha ini berkembang karena nilai investasi yang cukup ringan juga apabila dikelola dengan baik akan cepat dan mudah berkembang (contoh Wal-Mart dari tahun 1945 berupa bisnis eceran tahun 1991 berkembang menjadi Raksasa pengecer Dunia (mempunyai lebih dari 1.500 toko) dan menjadi multi bisnis dengan asetnya menjadi US $ 11,3 Miyar dan saham US $ 5,3 Milyar) sehingga menjadikannya Orang terkaya di Amerika. Contoh di tanah air adalah Indomart sebuah perusahaan peritel terbesar kelas minimarket berdiri pada akhir tahun 1997, pada tahun 2005 menembus angka 1000 gerai/toko.

Disamping itu keuntungan usaha bidang retail adalah; tingkat likuiditas cukup tinggi, resiko usaha relatif kecil, peluang untuk berkembang cukup besar dan tidak terbatas, operasional cukup sederhana, dapat menampung tenaga kerja (kepuasan sebagai seorang pengusaha), dll.

Dalam membangun/merintis/mengembangkan swalayan/supermarket/ toserba/dept store/usaha retail lain perlu diperhatikan letak lokasi yang strategis, potensi pelanggan, pesaing, profesionalitas SDM, modal kerja, yang lebih utama lagi Manajemen Usaha yang Baik. Sehingga hal tersebut diperlukan perencanaan dan suatu studi kelayakan yang matang.

Namun dengan semakin pesatnya perkembangan usaha ritel di tanah air dari kelas minimarket, supermarket, toserba, department store sampai kelas hypermarket terutama skala nasional seperti Matahari, Ramayana, Indomart, Alfamart dan lain lain bahkan skala internasional seperti Giant dan Carrefour, membawa dampak semakin kompetitif dan semakin sempit ruang gerak para pengusaha lokal micro kecil dan menengah kalau tidak disertai dengan Manajemen Usaha yang Baik, Handal dan mampu untuk bersaing. Banyak contoh kegagalan yang dialami para pengusaha retail. Banyak toko dengan pendapatan mepet/ keuntungan kecil/tidak optimal. Banyak toko yang rugi karena pemasukan tak sebanding/lebih besar dari pengeluaran. Banyak toko pailit/tutup karena manajemen/pengelolaan yang kurang baik/optimal dan tidak mampu bersaing dengan pelaku bisnis retail lainnya.

Copyright©2009 | paguvon.com
All Right Reserved